Dalam hubungan antar manusia, setiap pasangan (terutama yang berstatus “in a relationship” atau “married”) tentunya ingin hubungan tersebut bersifat Monogamy. Banyak pasangan Monogamy yang menganggap selingkuh sebagai hal yang melanggar batas hubungan yang sedang mereka jalani atau juga melanggar janji.
Dalam bahasa inggris, selingkuh adalah cheating, yang kurang lebih artinya adalah berbohong, menipu atau mengambil keuntungan dari ketidaktahuan orang lain dan melanggar hukum/janji.
Bila kita memang sedang menjalani hubungan dengan seseorang yang bersifat mengikat (pacaran atau menikah) dan tiba-tiba kita menyukai atau tertarik dengan orang lain sehingga kita secara sadar atau tidak sadar melakukan tindakan yang bisa dibilang “flirting” atau melakukan interaksi yang bersifat intim, romantis baik dalam bentuk percakapan ataupun bahasa tubuh, itu bisa disebut sebagai selingkuh.
Banyak orang bilang, “selingkuh itu indah..” atau mereka tidak mau mengakui (tidak menyadari) bahwa dia sedang selingkuh dengan berbagai dalih “kita cuma temenan ko..” “kita kan udah mati rasa” “kita cuma suka ama suka” “kita biasa bilang sayang.. ga pake rasa” “kita saling menyayangi ko..” (kira-kira sebagian besar seperti itu, lah..)
Kalau kita sudah ke arah flirting padahal kita tidak berstatus “single”, uuhhh.. sepertinya itu mengarah kepada selingkuh.. dan itu tidak bagus.. flirting = selingkuh, ga peduli apapun dalihnya.
Bagaimana mungkin kita bisa bilang kalau kita sayang pada pasangan yang sudah percaya dan peduli sama kita sedangkan kita melakukan flirting di belakang pasangan kita, berbohong dan pada akhirnya menyakiti pasangan kita (bila ketauan tentunya..) dan berdalih, “kita cuma temenan, ko..” come on, Guys.. be realistic!
Flirting adalah tanda-tanda selingkuh.. selingkuh berarti kita tidak menghormati pasangan kita. Mungkin kita perlu berpikir, apakah kita menyayangi pasangan kita, atau ada kekurangan pada pasangan kita yang tidak bisa kita terima atau kita hanya ’suka’ pada pasangan kita..
Mungkin akan terdengar ‘tega’ bila kita mengatakan langsung pada pasangan kita bahwa kamu sudah tidak sayang lagi atau kamu sedang ‘jatuh cinta’ lagi dan hubungan tidak bisa dilanjutkan.. Tentunya ini sedikit aneh.. dan ada resikonya.. jelas.. tapi setidaknya tidak ada perasaan yang ‘dipaksakan’ untuk terus berlanjut, karena menurut sobat saya (yang tanggal 31 Maret kemarin baru menikah..
bilang, “cinta tidak bisa dipaksakan” Lagi pula, bila kita dibohongi, tentunya akan lebih menyakitkan..
Berciuman, percakapan romantis (dengan kata ’sayang’) dalam bentuk apapun dan bahasa tubuh lainnya yang bersifat intim adalah FLIRTING dan FLIRTING = SELINGKUH.